Pages

Ads 468x60px

Sample text

Featured Posts

Kamis, 30 Oktober 2014

Membangun Jaringan Komputer: Mengenal Hardware dan Topologi Jaringan

- Penulis: HANTU ACEH
- Bahasa: Indonesia
- Format file: HTML
- Publisher: IlmuKomputer.Com
- Tahun terbit: Juni 2014



1. Pendahuluan

Sejak memasyarakatnya Internet dan dipasarkannya sistem operasi Windows95 oleh Microsoft, menghubungkan beberapa komputer baik komputer pribadi (PC) maupun server dengan sebuah jaringan dari jenis LAN (Local Area Network) sampai WAN (Wide Area Network) menjadi sebuah hal yang biasa. Demikian pula dengan konsep "downsizing" maupun "lightsizing" yang bertujuan menekan anggaran belanja khususnya peralatan komputer, maka sebuah jaringan merupakan satu hal yang sangat diperlukan. Dalam makalah ini akan dibahas sebagian komponen yang diperlukan untuk membuat sebuah jaringan komputer.

2. Sejarah Jaringan

Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.
Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. (Lihat Gambar 1.) Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.

Gambar 1. Jaringan komputer model TSS.
Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Seperti pada Gambar 2., dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.

Gambar 2. Jaringan komputer model distributed processing.
Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.

3. Model referensi OSI dan Standarisasi

Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetejui berbagai fihak. Seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa, maka untuk berkomunikasi memerlukan penerjemah/interpreter atau satu bahasa yang dimengerti kedua belah fihak. Dalam dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protokol. Untuk itu maka badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (International Standardization Organization) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconnection). Dengan demikian diharapkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model referensi ini dalam mengembangkan protokolnya.
Model referensi OSI terdiri dari 7 lapisan, mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi. Model referensi ini tidak hanya berguna untuk produk-produk LAN saja, tetapi dalam membangung jaringan Internet sekalipun sangat diperlukan. Hubungan antara model referensi OSI dengan protokol Internet bisa dilihat dalam Tabel 1.
Table 1. Hubungan referensi model OSI dengan protokol Internet.
Model OSI
TCP/IP
Protokol TCP/IP
No
Lapisan
 
Nama Protokol
Kegunaan
7
Aplikasi
Aplikasi
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
Protokol untuk distribusi IP pada jaringan dengan jumlah IP yang terbatas
DNS (Domain Name Server)
Data base nama domain mesin dan nomer IP
FTP (File Transfer Protocol)
Protokol untuk transfer file
HTTP (HyperText Transfer Protocol)
Protokol untuk transfer file HTML dan Web
MIME (Multipurpose Internet Mail Extention)
Protokol untuk mengirim file binary dalam bentuk teks
NNTP (Networ News Transfer Protocol)
Protokol untuk menerima dan mengirim newsgroup
POP (Post Office Protocol)
Protokol untuk mengambil mail dari server
SMB (Server Message Block)
Protokol untuk transfer berbagai server file DOS dan Windows
6
Presentasi
SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
Protokol untuk pertukaran mail
SNMP (Simple Network Management Protocol)
Protokol untuk manejemen jaringan
Telnet
Protokol untuk akses dari jarak jauh
TFTP (Trivial FTP)
Protokol untuk transfer file
5
Sessi
NETBIOS (Network Basic Input Output System)
BIOS jaringan standar
RPC (Remote Procedure Call)
Prosedur pemanggilan jarak jauh
SOCKET
Input Output untuk network jenis BSD-UNIX
4
Transport
Transport
TCP (Transmission Control Protocol)
Protokol pertukaran data beroriantasi (connection oriented)
UDP (User Datagram Protocol)
Protokol pertukaran data non-oriantasi (connectionless)
3
Network
Internet
IP (Internet Protocol)
Protokol untuk menetapkan routing
RIP (Routing Information Protocol)
Protokol untuk memilih routing
ARP (Address Resolution Protocol)
Protokol untuk mendapatkan informasi hardware dari nomer IP
RARP (Reverse ARP)
Protokol untuk mendapatkan informasi nomer IP dari hardware
2
Datalink
LLC
Network Interface
PPP (Point to Point Protocol)
Protokol untuk point ke point
SLIP (Serial Line Internet Protocol)
Protokol dengan menggunakan sambungan serial
MAC
Ethernet, FDDI, ISDN, ATM
1
Fisik
Standarisasi masalah jaringan tidak hanya dilakukan oleh ISO saja, tetapi juga diselenggarakan oleh badan dunia lainnya seperti ITU (International Telecommunication Union), ANSI (American National Standard Institute), NCITS (National Committee for Information Technology Standardization), bahkan juga oleh lembaga asosiasi profesi IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) dan ATM-Forum di Amerika. Pada prakteknya bahkan vendor-vendor produk LAN bahkan memakai standar yang dihasilkan IEEE. Kita bisa lihat misalnya badan pekerja yang dibentuk oleh IEEE yang banyak membuat standarisasi peralatan telekomunikasi seperti yang tertera pada Tabel 2.
Tabel 2. Badan pekerja di IEEE
Working Group
Bentuk Kegiatan
IEEE802.1 Standarisasi interface lapisan atas HILI (High Level Interface) dan Data Link termasuk MAC (Medium Access Control) dan LLC (Logical Link Control).
IEEE802.2 Standarisasi lapisan LLC.
IEEE802.3 Standarisasi lapisan MAC untuk CSMA/CD (10Base5, 10Base2, 10BaseT, dll.)
IEEE802.4 Standarisasi lapisan MAC untuk Token Bus.
IEEE802.5 Standarisasi lapisan MAC untuk Token Ring.
IEEE802.6 Standarisasi lapisan MAC untuk MAN-DQDB (Metropolitan Area Network-Distributed Queue Dual Bus.)
IEEE802.7 Grup pendukung BTAG (Broadband Technical Advisory Group) pada LAN.
IEEE802.8 Grup pendukung FOTAG (Fiber Optic Technical Advisory Group.)
IEEE802.9 Standarisasi ISDN (Integrated Services Digital Network) dan IS (Integrated Services ) LAN.
IEEE802.10 Standarisasi masalah pengamanan jaringan (LAN Security.)
IEEE802.11 Standarisasi masalah wireless LAN dan CSMA/CD bersama IEEE802.3.
IEEE802.12 Standarisasi masalah 100VG-AnyLAN
IEEE802.14 Standarisasi masalah protocol CATV

4. Ethernet

Ethernet adalah sistem jaringan yang dibuat dan dipatenkan perusahaan Xerox. Ethernet adalah implementasi metoda CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection) yang dikembangkan tahun 1960 pada proyek wireless ALOHA di Hawaii University diatas kabel coaxial. Standarisasi sistem ethernet dilakukan sejak tahun 1978 oleh IEEE. (lihat Tabel 2.) Kecepatan transmisi data di ethernet sampai saat ini adalah 10 sampai 100 Mbps. Saat in yang umum ada dipasaran adalah ethernet berkecepatan 10 Mbps yang biasa disebut seri 10Base. Ada bermacam-macam jenis 10Base diantaranya adalah: 10Base5, 10Base2, 10BaseT, dan 10BaseF yang akan diterangkan lebih lanjut kemudian.
Pada metoda CSMA/CD, sebuah host komputer yang akan mengirim data ke jaringan pertama-tama memastikan bahwa jaringan sedang tidak dipakai untuk transfer dari dan oleh host komputer lainnya. Jika pada tahap pengecekan ditemukan transmisi data lain dan terjadi tabrakan (collision), maka host komputer tersebut diharuskan mengulang permohonan (request) pengiriman pada selang waktu berikutnya yang dilakukan secara acak (random). Dengan demikian maka jaringan efektif bisa digunakan secara bergantian.
Untuk menentukan pada posisi mana sebuah host komputer berada, maka tiap-tiap perangkat ethernet diberikan alamat (address) sepanjang 48 bit yang unik (hanya satu di dunia). Informasi alamat disimpan dalam chip yang biasanya nampak pada saat komputer di start dalam urutan angka berbasis 16, seperti pada Gambar 3.

Gambar 3. Contoh ethernet address.
48 bit angka agar mudah dimengerti dikelompokkan masing-masing 8 bit untuk menyetakan bilangan berbasis 16 seperti contoh di atas (00 40 05 61 20 e6), 3 angka didepan adalah kode perusahaan pembuat chip tersebut. Chip diatas dibuat oleh ANI Communications Inc. Contoh vendor terkenal bisa dilihat di Tabel 3, dan informasi lebih lengkap lainnya dapat diperoleh di http://standards.ieee.org/regauth/oui/index.html
Tabel 3. Daftar vendor terkenal chip ethernet
Nomer kode Nama vendor
00:00:0C Sisco System
00:00:1B Novell
00:00:AA Xerox
00:00:4C NEC
00:00:74 Ricoh
08:08:08 3COM
08:00:07 Apple Computer
08:00:09 Hewlett Packard
08:00:20 Sun Microsystems
08:00:2B DEC
08:00:5A IBM
Dengan berdasarkan address ehternet, maka setiap protokol komunikasi (TCP/IP, IPX, AppleTalk, dll.) berusaha memanfaatkan untuk informasi masing-masing host komputer dijaringan.
  1. 10Base5
    Sistem 10Base5 menggunakan kabel coaxial berdiameter 0,5 inch (10 mm) sebagai media penghubung berbentuk bus seperti pad Gambar 4. Biasanya kabelnya berwarna kuning dan pada kedua ujung kebelnya diberi konsentrator sehingga mempunyai resistansi sebesar 50 ohm. Jika menggunakan 10Base5, satu segmen jaringan bisa sepanjang maksimal 500 m, bahkan jika dipasang penghubung (repeater) sebuah jaringan bisa mencapai panjang maksimum 2,5 km.
    Seperti pada Gambar 5, antara NIC (Network Interface Card) yang ada di komputer (DTE, Data Terminal Equipment) dengan media transmisi bus (kabel coaxial)-nya diperlukan sebuah transceiver (MAU, Medium Attachment Unit). Antar MAU dibuat jarak minimal 2,5 m, dan setiap segment hanya mampu menampung sebanyak 100 unit. Konektor yang dipakai adalah konektor 15 pin.
    Gambar 4. Jaringan dengan media 10Base5.

    Gambar 5. Struktur 10Base5.
  2. 10Base2
    Seperti pada jaringan 10Base5, 10Base2 mempunyai struktur jaringan berbentuk bus. (Gambar 6). Hanya saja kabel yang digunakan lebih kecil, berdiameter 5 mm dengan jenis twisted pair. Tidak diperlukan MAU kerena MAU telah ada didalam NIC-nya sehingga bisa menjadi lebih ekonomis. Karenanya jaringan ini dikenal juga dengan sebutan CheaperNet. Dibandingkan dengan jaringan 10Base5, panjang maksimal sebuah segmennya menjadi lebih pendek, sekitar 185 m, dan bisa disambbung sampai 5 segmen menjadi sekitar 925 m. Sebuah segmen hanya mampu menampung tidak lebih dari 30 unit komputer saja. Pada jaringan ini pun diperlukan konsentrator yang membuat ujung-ujung media transmisi busnya menjadi beresistansi 50 ohm. Untuk jenis konektor dipakai jenis BNC.
    Gambar 6. Jaringan dengan media 10Base5.
    Gambar 7. Struktur 10Base2.
  3. 10BaseT
    Berbeda dengan 2 jenis jaringan diatas, 10BaseT berstruktur bintang (star) seperti terlihat di Gambar 8. Tidak diperlukan MAU kerena sudah termasuk didalam NIC-nya. Sebagai pengganti konsentrator dan repeater diperlukan hub karena jaringan berbentuk star. Panjang sebuah segmen jaringan maksimal 100 m, dan setiap hub bisa dihubungkan untuk memperpanjang jaringan sampai 4 unit sehingga maksimal komputer tersambung bisa mencapai 1024 unit.
    Gambar 8. Jaringan dengan media 10BaseT.
    Gambar 9. Struktur 10BaseT.

    Menggunakan konektor modular jack RJ-45 dan kabel jenis UTP (Unshielded Twisted Pair) seperti kabel telepon di rumah-rumah. Saat ini kabel UTP yang banyak digunakan adalah jenis kategori 5 karena bisa mencapai kecepatan transmisi 100 Mbps. Masing-masing jenis kabel UTP dan kegunaanya bisa dilihat di Table 4.
    Tabel 4. Jenis kabel UTP dan aplikasinya.
    Kategori Aplikasi
    Category 1 Dipakai untuk komunikasi suara (voice), dan digunakan untuk kabel telepon di rumah-rumah.
    Category 2 Terdiri dari 4 pasang kabel twisted pair dan bisa digunakan untuk komunikasi data sampai kecepatan 4 Mbps.
    Category 3 Bisa digunakan untuk transmisi data dengan kecepatan sampai 10 Mbps dan digunakan untuk Ethernet dan TokenRing.
    Category 4 Sama dengan category 3 tetapi dengan kecepatan transmisi sampai 16 Mbps.
    Category 5 Bisa digunakan pada kecepatan transmisi sampai 100 Mbps, biasanya digunakan untuk FastEthernet (100Base) atau network ATM.
  4. 10BaseF
    Bentuk jaringan 10BaseF sama dengan 10BaseT yakni berbentuk star. Karena menggunakan serat optik (fiber optic) untuk media transmisinya, maka panjang jarak antara NIC dan konsentratornya menjadi lebih panjang sampai 20 kali (2000 m). Demikian pula dengan panjang total jaringannya. Pada 10BaseF, untuk transmisi output (TX) dan input (RX) menggunakan kabel/media yang berbeda.
    Gambar 10. Struktur 10BaseF.
    Gambar 11. Foto NIC jenis 10Base5, 10Base2, dan 10BaseT.
  5. Fast Ethernet (100BaseT series)
  6. Selai jenis NIC yang telah diterangkan di atas, jenis ethernet chip lainnya adalah seri 100Base. Seri 100Base mempunyai beragam jenis berdasarkan metode akses datanya diantaranya adalah: 100Base-T4, 100Base-TX, dan 100Base-FX. Kecepatan transmisi seri 100Base bisa melebihi kecepatan chip pendahulunya (seri 10Base) antara 2-20 kali (20-200 Mbps). Ini dibuat untuk menyaingi jenis LAN berkecepatan tinggi lainnya seperti: FDDI, 100VG-AnyLAN dan lain sebagainya.

5. Desain Jaringan

Pada saat kita telah mengetahui perangkat pendukung untuk membangun sebuah jaringan, maka langkah selanjutnya adalah mendesain jaringan sesuai yang kita perlukan. Apakah jaringan yang akan kita bangun akan berbentuk garis lurus (bus), bintang (star), lingkaran (ring), ataukah jaring (mesh) yang paling rumit? Juga apakah kecepatan transmisi jaringan kita merupakan jaringan rendah sampai menengah (beberapa M s/d 20Mbps), jaringan berkecepatan tinggi (ratusan Mbps) atau berkecepatan ultra tinggi (lebih dari 1Gbps)? Demikian pula media apa yang akan kita gunakan, apakai berbentuk jaringan kabel (wireline) atau memanfaatkan gelombang radio (wireless)? Yang terakhir, apakah jaringan kita untuk jaringan utama (backbone LAN) ataukah jaringan biasa (floor LAN) yang tentu saja memerlukan prasarana yang berbeda. Mungkin Tabel 5 bisa dibuat sebagai referensinya.
Tabel 5. Faktor-faktor mendesain LAN
Jenis LAN Topologi Bus
Star
Ring Token Ring
Token Bus
Mesh
Kecepatan Menengah (beberapa s/d 20 Mbps)
Tinggi (100 s/d ratusan Mbps)
Ultra (lebih dari 1 Gbps)
Media transmisi Kabel (wireline)
Gelombang radio (wireless)
Tingkatan LAN Utama (backbone LAN)
Biasa (floor LAN)

6. Penutup

Demikianlah setelah kita membicarakan dan mengenal beberapa alat dan sarana untuk sebuah jaringan, diharapkan akan lebih membuka wahana dan pengetahuan kita dalam merencanakan pembuatan sebuah jaringan. Setelah itu kita akan berusaha menelusuri lagi pembicaraan dari segi software, bentuk jaringan dan beberapa pemanfaatannya dalam tulisan selanjutnya dibagian ke-dua.

Referensi:

  1. UNIX User Japan, Ed. 7, Vol. 5, No. 70, Mei 1998.
  2. O. Koizumi, "Zukaide wakaru LAN nosubete," Nihon Jitsugyo Shuppan, Tokyo Agustus 1998.
  3. Linux Japan, Ed. 2, Vol. 1, No. 4, Januari 1999.
  4. H. Koyama, et.al, "Linux nyuumon," Toppan-shuppan, Tokyo, Oktober 1996.
  5. Maebara, "Linux de Internet," Fuki-shuppan, Tokyo, April 1996.
  6. http://www.datatelsup.com/, http://www.3com.co.jp/, http://www.sun.com/, http://www.dell.com/
  7. http://www.ieee.org/, http://www.linux.or.id/, http://www.pii.or.id/elektro

MAKALAH PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI OLEH LINDHA OKTAFIANI

Labels: MUHAJIR

1 PENDAHULUAN
            Makalah ini dibuat berdasarkan pentingnya pembahasan topik yang akan di bahas. Makalah ini berisikan materi yang dipilih sesuai dengan ketentuan dan dibuat  berdasarkan sumber-sumber yang telah didapatkan. Secara garis besar makalah ini dibuat dengan di sesuaikan dengan apa yang kami dapatkan dari sumber-sumbernya.
            Selain itu makalah ini akan memaparkan pentingnya pokok pembahasan pengembangan teknologi informasi saat ini. Dengan adanya makalah ini semoga memudahkan pembaca dalam memahami tentang pengembangan teknologi informasi sanilnya  memberikan pengetahuan bagi pentingnya teknologi informasi bagi pembaca sendiri. Sehingga tidak akan mempersulit pembaca untuk mengetahuhi kekurangan dan kelebihan pengembangan teknik informasi ini bagi pembaca itu sendiri. Karena makalah ini juga di buat menggunakan bahasa yang mudah untuk di pahami dan mudah untuk di mengerti untuk pembacanya.
            Untuk lebih detailnya pembaca dapat membaca isi dalam makalah ini, karena makalah ini disusun dengan selengkap-lengkapnya . Bukan hanya  berisi pembahasan , melainkan ada juga kesimpulan dan daftar pustaka, agar pembaca bisa membaca dengan rinci setiap isi bagian-bagian dalam makalah ini.

2. PEMBAHASAN
SEJARAH TEKNOLOGI INFORMASI.
       Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan  cara  penyampaian informasi (yang selanjutnya dikenal dengan  istilah Teknologi  Informasi). Mulai dari gambar-gambar yang tak  bermakna di dinding-dinding,  peletakkan tonggak sejarah dalam  bentuk prasasti sampai diperkenalkannya dunia  arus informasi yang  kemudian dikenal dengan nama INTERNET.
       Informasi yang  disampaikan  pun berkembang. Dari sekedar menggambarkan keadaan sampai taktik  bertempur.
Masa Pra-Sejarah (...s/d 3000 SM)

       Pada awalnya Teknologi Informasi yang dikembangkan  manusia pada masa  itu berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan  bentuk-bentuk yang mereka kenal,  mereka menggambarkan informasi  yang mereka dapatkan pada dinding-dinding gua,  tentang berburu  dan binatang buruannya. Pada masa itu mereka mulai melakukan  pengidentifikasian  benda-benda yang ada disekitar lingkungan mereka tinggal dan  mewakilinya  dengan bentuk-bentuk yang kemudian mereka lukis pada dinding gua  tempat mereka tinggal, karena kemampuan mereka dalam berbahasa  hanya berkisar  pada bentuk suara dengusan dan isyarat tangan sebagai  bentuk awal komunikasi  mereka pada masa itu.
Masa Pra-Sejarah (...s/d 3000 SM)
       Perkembangan selanjutnya adalah diciptakan dan digunakannya  alat-alat  yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang,  terompet yang terbuat dari  tanduk binatang, isyarat asap sebagai  alat pemberi peringatan terhadap  bahaya.
Masa Sejarah (3000 SM s/d 1400-an M)

      Pada masa itu Teknologi Informasi belum menjadi teknologi  masal  seperti yang kita kenal sekarang ini, teknologi informasi  masih digunakan oleh  kalangan-kalangan terbatas saja, digunakan  pada saat-saat khusus, dan mahal!

3000  SM
       Untuk yang pertama kali tulisan digunakan oleh  bangsa  sumeria dengan menggunakan simbol-simbol yang dibentuk dari pictograf  sebagai huruf.
Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk  bunyi yang  berbeda(penyebutan), sehingga mampu menjadi kata, kalimat  dan bahasa.
  
Masa Sejarah (3000 SM s/d 1400-an M)

2900 SM

       Penggunakan Huruf  Hierogliph  pada bangsa Mesir Kuno.
Hierogliph merupakan bahasa  simbol dimana setiap  ungkapan di wakili oleh simbol yang berbeda,  yang ketifka digabungkan menjadi  satu akan mempunyai cara pengucapan  dan arti yang berbeda, bentuk tulisan dan  bahasa hierogliph ini  lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa  Sumeria.
Masa Sejarah (3000 SM s/d  1400-an  M)

500  SM
       Serat Papyrus digunakan sebagai  kertas
Kertas yang  terbuat dari serat pohon papyrus yang tumbuh disekitar  sungai  Nil ini menjadi media menulis/media informasi yang lebih kuat dan  fleksibel dibandingkan dengan lempengan tanah liat yang sebelumnya  digunakan  sebagai media informasi.
Masa Sejarah (3000 SM s/d  1400-an  M)

105  M
       Bangsa Cina menemukan  Kertas
Kertas yang ditemukan  oleh bangsa Cina pada masa ini adalah kertas  yang kita kenal sekarang,  kertas ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan,  disaring,dicuci  kemudian diratakan dan dikeringkan, penemuan ini juga  memungkinkan  sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang  ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang kita kenal sekarang  dengan sistem  Cap.
Masa Modern ( 1400-an M s/d sekarang )

Tahun 1455
       Mesin Cetak  yang menggunakan plat huruf yang tebuat dari besi yang bisa diganti-ganti  dalam  bingkai yang tebuat dari kayu dikembangkan untuk yang pertama  kalinya oleh  Johann Gutenberg.
Masa Modern ( 1400-an M s/d sekarang )

Tahun 1830
       Augusta Lady Byron Menulis program  komputer yang pertama didunia berkerjasama dengan Charles Babbage  menggunakan  mesin Analytical-nya. Yang didesain mampu memasukan  data, mengolah data dan  menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah  kartu. Mesin ini dikenal sebagai  bentuk komputer digital yang  pertama walaupun cara kerjanya lebih bersifat  mekanis daripada  bersifat digital, 94 tahun sebelum komputer digital pertama  ENIAC  I dibentuk.
Masa Modern ( 1400-an M s/d sekarang )

Tahun 1837
       Samuel Morse  mengembangkan  Telegraph dan bahasa kode Morse bersama Sir William  Cook dan Sir Charles  Wheatstone yang dikirim secara elektronik  antara 2 tempat yang berjauhan melalui  kabel yang menghubungkan  kedua tempat tersebut. Pengiriman dan Penerimaan  Informasi ini  mampu dikirim dan diterima pada saat yang hampir bersamaan  waktunya.  Penemuan ini memungkinkan informasi dapat diterima dan dipergunakan  secara luas oleh masyarakat tanpa dirintangi oleh jarak dan waktu.
Masa Modern ( 1400-an M s/d sekarang )

Tahun 1899
       Dipergunakan sistem penyimpanan  dalam Tape  (pita) Magnetis yang pertama.

Tahun 1923
       Zvorkyn  menciptakan tabung  TV yang pertama.

Tahun 1940
       Dimulainya  pengembangan Ilmu  Pengetahuan dalam bidang Informasi pada masa  Perang Dunia 2 yang dipergunakan  untuk kepentingan pengiriman  dan penerimaan dokumen-dokumen militer yang  disimpan dalam bentuk  magnetic tape.
Masa Modern ( 1400-an M s/d sekarang )

Tahun 1945
       Vannevar Bush mengembangkan  sistem pengkodean  menggunakan Hypertext.

Tahun 1946
        Komputer  digital pertama didunia  ENIAC I dikembangkan.

Tahun  1948
       Para peneliti di  Bell Telephone mengembangkan Transistor.
Masa Modern ( 1400-an M s/d sekarang )

Tahun 1957
       Jean Hoerni  mengembangkan  transistor Planar. Teknologi ini memungkinkan pengembangan  jutaan bahkan  milyaran transistor dimasukan kedalam sebuah keping  kecil kristal silikon.

       USSR (Rusia pada saat itu) meluncurkan  sputnik sebagai satelit bumi buatan yang  pertama yang bertugas  sebagai mata-mata. Sebagai balasannya Amerika membentuk  Advance  Research Projects Agency (ARPA) dibawah kewenangan Departemen Pertahanan  Amerika untuk mengembangkan ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi  dalam  bidang Militer.
Masa Modern ( 1400-an M s/d sekarang )

Tahun 1962
       Rand Paul  Barand, dari  perusahaan RAND, ditugaskan untuk mengembangkan suatu  sistem jaringan  desentralisasi yang mampu mengendalikan sistem  pemboman dan peluncuran peluru  kendali dalam perang Nuklir.

Tahun  1969
       Sistem jaringan yang  pertama dibentuk dengan menghubungkan  4 nodes (titik), antara University of  California, SRI (Stanford),  University California of Santa Barbara, dan  University of Utah.dengan  kekuatan 50Kbps.
Masa Modern ( 1400-an M s/d sekarang )

Tahun 1972
       Ray Tomlinson  menciptakan  program e-mail yang pertama.
Masa Modern ( 1400-an M s/d sekarang )

Tahun 1973 - 1990
       Istilah INTERNET diperkenalkan  dalam  sebuah paper mengenai TCP/IP kemudian dilakukan pengembangan  sebuah protokol  jaringan yang kemudian difkenal dengan nama TCP/IP  yang dikembangkan oleh grup  dari DARPA, 1981 National Science  Foundation mengembangkan Backbone yang disebut  CSNET dengan kapasitas  56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan.  kemudian pada  tahun 1986 IETF mengembangkan sebuah Server yang berfungsi sebagai  alat koordinasi diantara; DARPA, ARPANET, DDN dan Internet Gateway.
Masa Modern ( 1400-an M s/d sekarang )

Tahun 1991- Sekarang
       Sistem  bisnis  dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN dalam  menanggulangi biaya  operasionalnya memungut bayaran dari para  anggotanya. 1992 pembentukan komunitas  Internet, dan diperkenalkannya  istilah World Wide Web oleh CERN. 1993, NSF  membentuk InterNIC  untuk menyediakan jasa pelayanan Internet menyangkut  direktori  dan penyimpanan data serta database (oleh AT&T), Jasa Registrasi  (oleh Network Solution Inc,), dan jasa Informasi (oleh General  Atomics/CERFnet),1994 pertumbuhan Internet melaju dengan sangat  cepat dan mulai  merambah kedalam segala segi kehidupan manusia  dan menjadi bagian yang tidak  dapat dipisahkan dari manusia. 1995.
       Perusahaan umum mulai diperkenankan menjadi  provider dengan membeli  jaringan di Backbone, langkah ini memulai pengembangan  Teknologi  Informasi khususnya Internet dan penelitian-penelitian untuk  mengembangkan  sistem dan alat yang lebih canggih.
       Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dari masa ke masa mulai dari masa Prasejarah sampai saat ini semakin berkembang pesat.Perkembangan teknologi tersebut telah menciptakan suatu revolusi yang disebut dengan revolusi informasi.perkembangan informasi dunia sekarang terikat menjadi satu oleh sistem elektronik yang menyalurkan berita dan data dengan kecepatan cahaya ke seluruh dunia
PENGERTIAN TEKNOLOGI INFORMASI.
            Teknologi informasi dapat didefinisikan sebagai perpaduan antara teknologi komputer dan telekomunikasi dengan teknologi lainnya seperti perangkat keras, perangkat lunak, database, teknologi jaringan, dan peralatan telekomunikasi lainnya.Selanjutnya, teknologi informasi dipakai dalam sistem informasi organisasi untuk menyediakan informasi bagi para pemakai dalam rangka pengambilan keputusan.
Menurut para ahli perkembangan teknologi informasi mempunyai pengertian sebagai berikut :
Haag dan Keen
Pada 1996 Haag dan Keen mendefinisikan teknologi informasi sebagai seperangkat alat yang membantu Anda untuk bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.
Dalam hal ini, TI dianggap alat yang digunakan untuk pekerjaan yang berkaitan dengan informasi.Pengolahan informasi yang dihasilkan diproses menggunakan alat-alat tersebut.Alat-alat ini adalah komputer beserta software-software pendukungnya.
Martin
Pada 1999 Martin mendefinisikan Teknologi Informasi yang tidak hanya terbatas pada teknologi komputer yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi.
Dia melihat IT tidak hanya sebagai teknologi komputernya saja yang dipergunakan untuk pemrosessan dan penyimpanan data.Pengertiannya lebih luas lagi, karena Martin juga memasukan teknologi komunikasi yang digunakan untuk melakukan pengiriman informasi.
  
Mc Keown
Pada 2001 Mc Keown mendefinisikan Teknologi Informasi merujuk pada seluruh bentuk teknologi yang digunakan untuk menciptakan, menyimpan, mengubah, dan untuk menggunakan informasi tersebut dalam segala bentuknya.
Cukup jelas di sini bahwa Teknologi Informasi mencakup keseluruhan bentuk teknologi yang digunakan untuk memproses informasi.Bentuknya bisa bermacam-macam layaknya komputer sebagai alat yang multimedia.Didukung oleh perangkat lunak yang sesuai dengan pengolahan informasi tersebut.

Willams dan Sawyer
Pada 2003 Williams dan Sawyer mendefinisikan Teknologi Informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara dan video.
William dan Sawyer memberikan pengertian IT ini merupakan gabungan komputer yang dikaitkan dengan saluran komunikasi dengan kecepatan yang tinggi untuk pengiriman data, baik berupa text, audio maupun video.data dalam bentuk multimedia yang diakomodir oleh penggunaan komputer.
Pada 2005 Williams dan Sawyer lebih lengkap lagi memberikan definisi Teknologi Informasi sebagaui sebuah bentuk umum yang menggambarkan setiap teknologi yang membantu menghasilkan, memanipulasi, menyimpan, mengkomunikasikan, dan atau menyampaikan informasi.

Kenneth C.Loudon
Pada 2004 Kenneth C.Loudon mendefinisikan Teknologi Informasi adalah salah satu alat yang digunakan para manajer untuk mengatasi perubahan yang terjadi.Dalam hal ini perubahan yang dimaksud adalah perubahan informasi yang sudah diproses dan dilakukan penyimpanan sebelumnya di dalam komputer.
Martin, Brown, DeHayes, Hoffer, dan Perkins
Pada 2005 mereka mendefinisikan Teknologi Informasi ini merupakan kombinasi teknologi komputer yang terdiri dari perangkat keras dan lunak untuk mengolah dan menyimpan informasi dengan teknologi komunikasi untuk melakukan penyaluran informasi.Di sini teknologi komunikasi digunakan sebagai alat penyaluran informasinya, sedangkan informasinya diolah dan disimpan dalam komputer.
Dari beberapa definisi di atas, teknologi informasi mencakup gabungan antara teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi itu sendiri.Komputer sebagai perangkat keras dengan software-software sebagai perangkat lunak yang berfungsi untuk sarana pengolahan maupun penyimpanan data yang nantinya dikirimkan melalui saluran komunikasi.
DAMPAK POSITIF DAN DAMPAK NEGATIF TEKNOLOGI INFORMASI.
Perkembangan dalam bidang teknologi informasi pada saat ini memang  telah membawa manfaat yang sangat penting bagi kemajuan kehidupan manusia. Berbagai macam kegiatan manusia yang sebelumnya dikerjakan oleh mereka, kini digantikan oleh perangkat mesin otomatis (komputer).Posisi  manusia juga seolah-olah tergeser dengan adanya sistem komputer yang semakin canggih yang dapat menggeser kemamampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktifitas yang dilakukan manusia. Perkembangan teknologi informasi sudah benar-benar dapat dirasakan manfaatnya dalam kehidupan manusia, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa perkembangan teknologi informasi memberikan manfaat yang besar terhadap kehidupan manusia.Namun disamping itu, ada pula dampak negatif yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi informasi dan tersebut.
Berikut ada beberapa dampak-dampak positif yang di timbulkan oleh teknologi informasi saat ini ,antara lain :
·         Mempermudah dan mempercepat pekerjaan dan penyelesaian tugas-tugas manusia.
·         Mempermudah dan mempercepak akses informasi yang kita butuhkan.
·         Mempermudah transaksi perusahaan atau perorangan dalam untuk kepentingan bisnis.
·         Mempermudah proses komunikasi tidak terhalang waktu dan tempat.
·         Mempermudah dalam penyebaran dan penyampaian informasi.
·         Banyaknya pengguna teknologi informasi membuka lowongan kerja IT atau jenis lowongan pekerjaan baru lainnya.
Setelah dampak positif dari teknologi informasi yang kita ketauhi seperti yang tertera di atas , umumya teknologi informasi juga mempunyai dampak negatif , yaitu sebagai berikut :
·         Isu SARA, kekerasan dan pornografi menjadi hal yang biasa.
·         Kemudahan transaksi memicu munculnya bisnis-bisnis terlarang seperti narkoba dan produk black market atau ilegal.
·         Para penipu dan penjahat bermunculan terutama dalam kasus transaksi online.
·         Munculnya budaya plagiarisme atau penjiplakan hasil karya orang lain.
Semua kebijakan atau suatu perkembangan pasti diikuti sisi positif dan negatif termasuk dalam perkembangan Teknologi Informasi dalam kehidupan kita dan hendaknya kita sendiri yang mewaspadai fenomena yang terjadi supaya bisa meminimalisir sisi yang negatif.Namun dengan demikian pengembangan teknologi informasi yang sangat pesat, menyebabkan daerah di plosok-plosek yang duliunya belum ada teknnologi atau belum merasakan teknologi sekarang pun bisa menikmati layanan informasi teknologi secara online.Teknologi informasi muncul akibat globalisasi.Untuk mengantisipasi teknologi informasi yang sangat berkembang pesat ini, perusahaan-perusahaan pun melakukan trobosan dengan memanfaatkan teknologi.Dengan adanya teknologi informasi saat ini di harapkan masyarakat bisa memanfaatkan dengan baik teknologi yang ada dan agar masyarakat bisa menjadi lebih berkembang.
MANFAAT TEKNOLOGI INFORMASI
Sementara itu  banyak sekali manfaat dari pelajaran Teknologi Informasi . Peningkatan kualitas hidup semakin menuntut manusia untuk melakukan berbagai aktifitas yang dibutuhkan dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya.Teknologi Informasi yang perkembangannya begitu cepat secara tidak langsung mengharuskan manusia untuk menggunakannya dalam segala aktivitasnya.
Beberapa penerapan dari Teknologi Informasi antara lain dalam perusahaan, dunia bisnis, sektor perbankan, pendidikan, dan kesehatan.
1.      Penerapan Teknologi Informasi dalam Perusahaan
Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi banyak digunakan para usahawan. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi menyebabkan perubahan bada kebiasaan kerja. Misalnya penerapan Enterprice Resource Planning (ERP). ERP adalah salah satu aplikasi perangkat lunak yang mencakup sistem manajemen dalam perusahaan.
2.      Penerapan Teknologi Informasi dalam Dunia Bisnis Dalam dunia bisnis Teknologi Informasi dan Komunikasi dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. E-Commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet.
3.      Penerapan Teknologi Informasi dalam Perbankan
Dalam dunia perbankan Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah diterapkannya transaksi perbankan lewat internet atau dikenal dengan Internet Banking. Beberapa transaksi yang dapat dilakukan melalui Internet Banking antara lain transfer uang, pengecekan saldo, pemindahbukuan, pembayaran tagihan, dan informasi rekening.
4.      Penerapan Teknologi Informasi dalam Pendidikantiok
Teknologi pembelajaran terus mengalami perkembangan seirng perkembangan zaman. Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari Makalah Teknologi Informasi dan Komunikasi sering dijumpai kombinasi teknologi audio/data, video/data, audio/video, dan internet. Internet merupakan alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan terjadinya interaksi antara dua orang atau lebih. Kemampuan dan karakteristik internet memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh (E-Learning) menjadi lebih efektif dan efisien sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik.
5.      Penerapan Teknologi Informasi dalam Kesehatan
Sistem berbasis kartu cerdas (smart card) dapat digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit karena dalam kartu tersebut para juru medis dapat mengetahui riwayat penyakit pasien. Digunakannya robot untuk membantu proses operasi pembedahan serta penggunaan komputer hasil pencitraan tiga dimensi untuk menunjukkan letak tumor dalam tubuh pasien.
 
3. KESIMPULAN
            Teknologi informasi sangat berguna bagi masyarakat untuk membantu pekerjaan manusia sehari-hari. Namun walau pun demikian kita harusnya menggunakan teknologi tersebut sesuai dengan semestinya dan tidak menggunakan untuk kepentingan yang akan merugikan orang lain. Dengan adanya teknologi informasi harusnya bisa lebih membantu kita dalam berbagai aspek apapun. Contohnya bisnis ,pendidikan dan lain-lain.
Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sehingga teknologi informasi adalah suatu paduan yang tidakdapat dipisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengolahan, dan transfer/ pemindahan informasi antarmedia.Komputer merupakan bagian dari perangkat TI.Komputer adalah seperangkat alat elektronika pengolah data yang bekerja secara terkoordinir dan terintegrasi.sehingga menghasilkan keluaran yang berupa informasi. Informasi yang dihasilkan oleh perangkat komputer merupakan hasil dari sebuahMkerja sama yang saling mendukung antara bagian yang satu dengan bagian yang lain sesuai dengan fungsinya masing-masing. Dengan perkembangan komputer dewasa ini, komputer banyak digunakan di segala bidang kehidupan
transfer data dari perangkat yang satu ke perangkat yang lainnya.
4. DAFTAR PUSTAKA
 
Blogger Templates